![]() |
Lapangan bisbol di Busch Stadium, Saint Louis,
Missouri.
Bisbol atau dikenal
dengan baseball adalah olahraga yang dimainkan dua
tim. Pelempar (pitcher) dari
tim yang melempar berusaha melempar bola yang
disebut bola bisbol, sedangkan pemain ( batter ) dari tim yang memukul
berusaha memukul bola dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Tim yang melempar berusaha
menangkap bola yang dipukul oleh tim yang memukul agar tim yang memukul berubah
menjadi tim yang melempar. Tim yang memukul mendapat angka dengan cara berlari
berlawanan arah dengan jarum jam untuk pulang ke home plate setelah menyentuh marka di permukaan lapangan
bisbol yang disebut base.
Bisbol juga disebut sebagai hardball
untuk membedakannya dengan sofbol.
Lapangan
bisbol berbentuk bujur sangkar (
baseball diamond ) dengan base yang terletak di tiga
sudut. Jarak antara base yang
satu dengan base yang
lainnya adalah 27,432meter ( 90 kaki ). Tongkat pemukul (bat)
berbentuk silinder panjang dan mulus yang dibuat dari kayu ( persyaratan
pemukul bisbol profesional ) atau bahan logam. Peraturan permainan dikembangkan di
Amerika Serikat dari permainan yang menggunakan pemukul dan bola yang dimainkan
di Inggris.
Bisbol
adalah olahraga yang dilakukan secara tim dan populer di Amerika Utara, Amerika Latin, Karibia,
dan Asia Timur. Di banyak negara, bisbol
merupakan olahraga utama. Di Amerika Serikat, bisbol adalah pengisi waktu luang
nasional ( national pastime )
karena sebagian orang Amerika Serikat menghabiskan banyak sekali waktu untuk
bermain dan menonton pertandingan bisbol. Jumlah penonton yang datang ke
stadion untuk menyaksikan Liga Baseball
Amerika melebihi jumlah penonton olahraga
jenis lainnya, tapi dikalahkan Sepak bola Amerika dalam
jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan melalui televisi.
![]() |
Diagram lapangan bisbol ( baseball diamond )
Dasar permainan
Bisbol dimainkan oleh dua tim di lapangan bisbol. Setiap tim memiliki 9 pemain. Wasit mengawasi jalannya
permainan dengan cermat untuk menentukan peristiwa yang sebenarnya terjadi dan
menjaga agar pemain mematuhi peraturan. Dalam pertandingan bisbol di Liga Baseball Amerika terdapat 4 orang wasit, walaupun kadang-kadang ada 6
orang wasit.
Di lapangan bisbol terdapat 4 marka yang disebut base. Base diberi nomor berlawanan dengan arah jarum jam, dimulai
dari base awal yang
disebut home plate, diteruskan
dengan base pertama, base kedua dan base ketiga. Base berbentuk bujursangkar
dengan sisi 38 cm (15 inci) yang dibuat sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah.
Sudut dari keempat base membentuk
bujur sangkar yang disebut diamond. Masing-masing
sisi lapangan bisbol panjangnya 27,4 meter.
Lapangan bisbol terdiri dari 2 daerah, daerah dalam (infield) dan daerah luar (outfield). Seluruh base terdapat di daerah infield, sedangkan daerah outfieldmerupakan daerah berumput di
luar lingkaran daerah infield. Di
sisi base pertama
dan base ketiga
terdapat garis yang disebut foul
line yang terus memanjang sampai ke daerah outfield. Daerah di dalam foul line disebut foul territory.
Permainan terdiri dari 9 babak yang disebut inning. Di dalam satu inning, tim yang bertanding
masing-masing mempunyai kesempatan memukul (batting) untuk mencetak angka (run). Ketika tim yang menyerang mendapat giliran memukul, tim
yang bertahan melemparkan bola dengan sekencang mungkin agar bola tidak dapat
dipukul. Tim yang sedang mendapat giliran memukul mengutus pemainnya seorang
demi seorang untuk memukul bola. Tim yang melempar berusaha mematikan anggota
tim yang mendapat giliran memukul. Tim yang mendapat giliran memukul mendapat
kesempatan 3 kali mati (out)
sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan. Setelah habis 9inning, tim yang mencetak angka (run) terbanyak menjadi pemenang. Jika
setelah 9 inning dan
kedua belah tim dalam keadaan seri, inningtambahan
dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Pada permulaan
permainan, tim yang menjadi tuan rumah (home
team) mendapat giliran melempar sedangkan tim tamu (visitor) mendapat giliran memukul.
Pemukul sedang memukul bola
Bagian
terpenting dari permainan bisbol adalah pertarungan antara pelempar (pitcher) melawan pemukul (batter). Pelempar melempar bola
dengan secermat dan sebaik mungkin agar masuk ke bidang sasaran di atas home plate. Bola harus dilempar
sedekat mungkin dengan pemukul agar dapat dipukul, tapi pada saat yang
bersamaan bola harus dilempar sekencang mungkin dan sesulit mungkin agar tidak
dapat dipukul. Jika pelempar tidak melempar bola di luar bidang sasaran di
atas home plate dan
pemukul tidak bereaksi, wasit akan berteriak "ball!" Jika pelempar
terus melempar bola di luar bidang sasaran di atas home plate sebanyak 4 kali, wasit berteriak "ball
four!" dan pemukul boleh bebas berjalan ( " walk " ) ke base pertama.
Pemukul
harus berdiri di sisi home plate dan
berusaha memukul bola dengan tongkat pemukul ( bat ). Pemukul harus mengayunkan tongkat pemukulnya dengan
cermat agar bisa memukul bola. Jika pemukul bisa memukul bola, ada kemungkinan
anggota timnya bisa memperoleh angka (run).
Jika pemukul mengayunkan tongkat pemukul (swing) tapi bola tidak berhasil dipukul, wasit akan berteriak
"strike!" Begitu juga bila pemukul tidak bereaksi ( tidak mengayunkan
tongkat pemukul ) tapi bola dilempar tepat di bidang sasaran, wasit juga akan
berteriak "strike!"
Penangkap
( catcher ) adalah sebutan
untuk anggota tim bertahan yang berjongkok di belakang pemukul ( batter ) dengan tugas menangkap bola
yang dilempar oleh pitcher
tapi tidak dipukul olehbatter.
Penangkap juga memberi instruksi dan strategi melempar bola kepada pelempar.
Penangkap
dan pelempar berkomunikasi dengan bahasa isyarat dan tanda-tanda rahasia. Jika pelempar tidak setuju dengan
apa yang dikatakan penangkap, pelempar akan menggelengkan kepala. Sebaliknya,
pelempar akan menganggukkan kepala jika menyetujui isyarat yang diberikan
penangkap.
Pada
setiap inning, tim
yang melempar (fielding team)
berusaha mematikan 3 anggota tim yang memukul (defending team). Pemukul yang mati harus keluar dari lapangan
dan menunggu sampai gilirannya untuk memukul tiba.
Ada
banyak cara untuk mematikan pemukul ( batter
) dan pelari ( runner ).
Cara yang paling umum adalah dengan menangkap bola yang berhasil dipukul
sewaktu masih terbang di udara dan belum jatuh di permukaan lapangan, menyentuh
badan pelari dengan bola ( tag out ),
menghadang pelari yang sedang berada di base agar tidak bisa lari sehingga base menjadi diisi dengan pelari
yang lain ( force out ), dan
melemparkan bola strike yang
tidak bisa dipukul ( strike out ).
Jika tim yang melempar berhasil mematikan tiga anggota tim yang memukul, half-inning (setengah babak)
dinyatakan selesai dan tim yang melempar menjadi tim yang memukul.
Tim
yang memukul berusaha mencetak angka ( run
). Agar dapat mencetak angka, pemukul harus bisa memukul bola dan
menjadi base runner (
lari ke base ), menginjak atau menyentuh semua base secara berurutan untuk kembali
ke home plate. Pemukul
berusaha agar anggota timnya dapat pulang ke home plate agar bisa mencetak angka. Pada saat yang sama,
si pemukul sendiri juga ingin menjadi base runner. Pemukul berusaha memukul bola diantara foul lines agar tim yang berjaga
tidak dapat menangkap bola dan bola jatuh ke permukaan lapangan. Pada saat yang
sama, pelempar ( pitcher ) juga
berusaha melempar bola yang sulit dipukul.
Angka
( run ) dicetak oleh base runner yang berhasil pulang
menyentuh home plate setelah
melewati semua base secara
berurutan. Home runterjadi
bila pemukul berhasil memukul bola keluar dari pagar daerah outfield. Jika terjadi home run, pemukul dan semua
pelari yang ada dibase dapat
menyentuh semua base dan
mencetak angka bagi tim.
Tim yang berjaga
Tim
yang berjaga ( fielding team )
berusaha agar tim yang memukul tidak dapat mencetak angka ( run ). Tim yang berjaga mengutus
pasangan yang terdiri dari seorang pelempar ( pitcher ) yang berdiri di atas mound ( gundukan ) dan penangkap ( catcher ) yang berjongkok di belakang home plate. Pasangan pitcher dan
atcher disebut battery. Sisa
anggota tim yang berjaga boleh berada di mana saja di dalam lapangan. Pada
umumnya, 4 orang pemain yang disebut pemain infielder berada di pinggir daerah infield. sedangkan 3 orang
pemain yang disebut pemain outfielder berada
di daerah outfield.
Pelempar
( pitcher ) melempar bola ke
arah home plate. Pelempar
berusaha melempar secermat mungkin agar pemukul (batter) tidak bisa memukul bola dan mati. Pelempar juga berusaha
agar pemukul bisa memukul dan lari, tapi bola yang dipukul diusahakan agar
gampang ditangkap oleh pelempar sehingga pelari mati akibat tag out dan force out. Penangkap ( catcher ) harus menangkap bola yang
tidak dipukul oleh batter.
Pelempar dan penangkap bekerjasama dengan pelatih untuk menentukan strategi
tim. Penangkap memberi petunjuk kepada anggota timnya tentang posisi di
lapangan yang harus dijaga. Selain itu, penangkap juga memberi petunjuk kepada
pelempar tentang strategi yang harus diambil untuk menghadapi masing-masing
pemukul. Penangkap juga berjaga di dekat home plate dan berusaha menangkap bola yang dilempar
anggota timnya agar pelari yang berusaha pulang ke home plate bisa dimatikan.
Pemain infielder terdiri dari first baseman, second baseman, shortstop, dan third baseman. Pemain yang bertugas
sebagai first basemandan third baseman berdiri dekat base
pertama dan base ketiga. Pemain yang bertugas sebagai second baseman dan shortstop berdiri di kedua belah
sisi base kedua. Pada zaman dulu, di saat pemain outfielder terdiri dari 4 orang dan pemain infielder terdiri dari 3 orang,
pemain yang bertugas sebagai second
baseman berada di dekat base kedua.
Tugas
pemain first baseman adalah
mematikan pelari yang berusaha masuk ke base pertama (force play). Pada teknik force play, pemain infielder berhasil
menangkap bola yang dipukul dan jatuh menyentuh tanah dan langsung
melemparkannya ke pemain first
baseman,sehingga pemain yang lari setelah habis memukul bola dan
berusaha memasuki base pertama dianggap mati. Sebelum pemain yang lari bisa
mencapai base pertama, pemain first baseman harus menyentuh
pemain tersebut dengan bola sebelum bisa mematikannya ( tidak perlu pada liga
profesional ).
Pemain first baseman juga berusaha
menangkap bola yang dipukul menuju base pertama walaupun bola jarang sekali
jatuh di dekat base pertama. Pemain yang bertugas sebagai first baseman biasanya adalah
pemukul ( batter ) terbaik yang
dimiliki tim. Tugas pemain second
baseman adalah menjaga daerah sebelah kanan base kedua dan
merupakan pembantu pemain first
baseman. Tugas pemain shortstopadalah
menjaga daerah sekitar base kedua dan base ketiga yang sering menjadi sasaran
bola ground ball yang
dipukul oleh batter yang
tidak kidal. Tugas lain
pemain shortstop adalah
menjaga base kedua, base ketiga dan bagian sebelah kiri lapangan. Pemain shortstop biasanya bukan
seorang batter yang
baik karena tugasnya sangat berat menjaga berbagai tempat di lapangan.
Pemain third baseman harus
memiliki lengan yang kuat yang dapat menangkap sekaligus melemparkan kembali
bola dengan tangkas. Pemukul ( batter )
sering memukul bola dengan sasaran base ketiga, sehingga pemain third baseman harus melempar
bola secepat mungkin ke pemain first
baseman untuk mematikan batter yang
sedang berusaha lari ke base pertama. Pemain third baseman harus mempunyai reaksi yang cepat terhadap
bola karena bola yang dipukul ke base ketiga biasanya dipukul dengan
sekuat-kuatnya.
Pemain outfielder yang berjaga di
daerah outfield terdiri
dari left fielder ( berada di outfield sebelah kiri), center fielder ( berada
di outfieldbagian tengah )
dan right fielder (berada outfield bagian kanan).
Daerah outfield bagian
tengah merupakan daerah yang luas sehingga pemaincenter fielder harus dapat lari kencang dan melempar bola
yang keras. Pada umumnya, pemain center
fielder tidak harus seorang batter yang handal. Tugas lain pemain center fielder adalah memberi
instruksi tempat yang harus dijaga kepada pemain left fielder dan right fieldersupaya ketiga pemain outfielder tidak saling berebut bola yang menuju
daerah outfield.
Posisi
pemain infielder dan
pemain outfielder ditentukan
sebelumnya oleh tim, tapi posisi pemain bisa berganti-ganti bergantung pada
jalannya permainan.
Gerakan melempar oleh pelempar bola (pitcher)
Pelempar (pitcher)
yang dapat melempar dengan baik merupakan aset paling berharga bagi tim bisbol.
Tim lawan bisa mencetak angka demi angka dengan mudah jika pitcher melempar bola yang sangat
gampang dipukul. Tugas pitchersangat
berat karena dalam satu pertandingan seorang pitcherbisa melempar bola hingga di atas 100 kali. Sebagian
besarpitcher sudah
kehabisan tenaga sebelum permainan berakhir sehingga perlu digantikan
oleh pitcher pengganti.
Tim bisbol membutuhkan lebih dari satu pitcher dalam satu kali pertandingan. Pitcher yang pertama kali tampil
di awal permainan disebut starting pitcher, sedangkan pitcher lainnya disebut bullpen. Tempat pitcher mempersiap- kan diri sebelum
tampil sambil berlatih melempar disebut bullpen.
Sebuah tim bisbol boleh memiliki pitcher sebanyak mungkin. Dalam
satu pertandingan, tim bisa memutuskan untuk mengganti pitcher kapan saja saat
dibutuhkan, antara lain sebagai strategi untuk menghadapi batter tangguh dari pihak lawan.
Pada umum-nya, pitcher mempunyai
beberapa variasi dalam teknik melempar bola yang merupakan keahlian individu
yang dimiliki setiap pemain. Pitcher harus
melempar bola dengan cara yang berbeda-beda agar tidak bisa dipukul oleh batter. Kecepatan bola dan jarak
bola dengan batter juga
perlu diganti-ganti sehingga kemungkinan batter untuk bisa memukul bola semakin kecil.
Marka dari karet bernama pitcher rubber yang berada di atas mound (gundukan) harus diinjak
dengan kaki oleh pitcher pada
saat melempar bola. Peraturan ini dimaksudkan agar kaki pitcher selangkah tidak terlalu
maju mendekati batter. Selain
itu, keharusan menginjak pitcher
rubber membuat bola yang dilempar pitcher menjadi lebih pelan. Pitcher handal dari Liga Baseball Amerika dapat melempar bola yang terbang dengan kecepatan
lebih dari 90 mil per jam (145
km per jam). Pitcher sering
menderita cedera karena tubuh manusia umumnya tidak tahan terhadap gerakan
keras melempar bola seperti yang dilakukan pitcher. Cedera yang sering dialami pitcher juga merupakan alasan
tim bisbol berusaha memiliki pitcher sebanyak
mungkin.
Tim yang memukul
Tim
yang mendapat giliran memukul berusaha mencetak angka. Setiap tim harus mengumumkan
daftar nama pemain dan urutan giliran memukul yang disebut daftar lineup. Daftar lineup tidak boleh diganti atau
diubah selama jalannya pertandingan, tapi pemain yang terdaftar di dalam lineup bisa ditarik dan
digantikan dengan pemain baru yang tidak ada di dalam daftar lineup. Pemain baru hanya
bertindak sebagai pemukul pengganti ( pinch
hitter ) bagi pemain yang digantikannya sedangkan urutan giliran memukul
tidak berubah.
Setelah
kesembilan pemain selesai mendapat giliran memukul, giliran memukul kembali ke
pemain yang berada di urutan pertama daftar lineup. Pelari (runner)
yang berhasil kembali ke home
plate dan mencetak angka bagi timnya harus meninggalkan lapangan
sampai pemain tersebut mendapat giliran memukul lagi.




0 comments:
Post a Comment
Feedback